Surga dan Neraka serta Apa yang Mengelilinginya (Tadabbur QS. Al Balad, Bag.1)

Allah berfirman dalam Q.S. Al-Balad [90] :

Q.S. Al-Balad [90] ayat 10
“Wahadaynaahun najdayn …” Dan Kami tunjukkan kepadanya dua jalan. Yakni, (1) jalan kebaikan, yang arahnya mengantarkan menuju menuju syurga; dan (2) jalan keburukan, yang arahnya mengantarkan manusia menuju neraka.

Q.S. Al-Balad [90] ayat 11
“Falaq tahamal aqabah …” Akan tetapi manusia enggan memilih jalan yang sukar dan mendaki itu. Inilah jalan yang kebaikan yang ditunjukkan oleh-Nya …

Seperti apakah perbedaan kedua jalan yang digambarkan dalam ayat 10??

H.R. Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Hakim dengan sanad yang Shahih :
Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shalallahu `Alayhi Wasallam bersabda:
”Ketika Allah menciptakan surga dan neraka, diutuslah Jibril kepada surga, maka Allah berfirman:`Pergilah! Lihatlah kepada surga itu dan kepada apa yang telah aku sediakan untuk mereka yang ingin menuju surga itu.’
Maka Jibril pun pergi dan melihat kepada surga itu dan kepada apa yang telah Allah sedikan bagi calon penghuninya. Maka Jibril pun kembali dan berkata: `Demi kemulyaan-Mu, ya Allah! Tidak akan ada seorangpun yang mendengar tentang surga itu, kecuali pasti ingin memasukinya.’
Maka Allah memerintahkan surga dan memenuhi jalan-jalan menuju surga itu dengan Al Makarih (berbagai kesukaran). Maka Allah memerintahkan Jibril: `Kembalilah, dan lihat kepada surga itu dan kepada apa yang telah aku sediakan untuk calon penghuninya!” Maka Jibril pun melihat kembali kepada surga itu, kemudian kembali, maka Jibril berkata `Demi kemulyaan-Mu, ya Allah! Sungguh aku khawatir bahwa tidak akan ada seorangpun yang bisa memasuki surga.’.

Kemudian diutuslah Jibril ke neraka, Allah berfirman: `Pergilah, lihatlah kepada neraka itu dan kepada apa yang telah aku persiapkan bagi calon penghuninya.’ Maka Jibril pun melihat kepada neraka itu, maka tiba-tiba ia melihat api neraka itu saling bertumpuk-tumpuk, kemudian ia kembali dan berkata: `Demi kemulyaan-Mu ya Allah! Tidak akan ada seorangpun yang ingin masuk neraka kalau dia mendengar tentang siksa neraka’, lalu Allah memerintahkan neraka, lalu dipenuhilah jalan menuju neraka itu dengan asy Syahawaat (kesenangan), lalu Allah berfirman: `Pergilah dan lihatlah kepada neraka itu’, maka Jibrilpun pergi melihat kemudian kembali dan berkata: `Demi kemulyaan-Mu, ya Allah! Aku kawatir tidak ada seorangpun yang selamat dari neraka, kecuali pasti akan memasukinya’.”

Sumber : tulisan via email dari Kang Isa Syahroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: